Penjelasan Apa Itu Shorof?

Apa Itu Shorof?

Arti Sharaf Menurut Bahasa

Sharaf secara lughawi ada beberapa makna, yaitu:

1. Memalingkan.

وَإِذَا مَا أُنزِلَتْ سُورَةٌ نَّظَرَ بَعْضُهُمْ إِلَىٰ بَعْضٍ هَلْ يَرَاكُم مِّنْ أَحَدٍ ثُمَّ انصَرَفُوا ۚ صَرَفَ اللَّهُ قُلُوبَهُم بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَّا يَفْقَهُونَ

QS 9:127

lihat pada kalimat  ثُمَّ انصَرَفُوا ۚ صَرَفَ اللَّهُ قُلُوبَهُم

 

artinya : Kemudian mereka berpaling, Allah palingkan hati mereka.

sharafa pada ayat di atas artinya adalah memalingkan.

 

2. Pergerakan

وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَمَا أَنزَلَ اللَّهُ مِنَ السَّمَاءِ مِن رِّزْقٍ فَأَحْيَا بِهِ الْأَرْضَ  بَعْدَ مَوْتِهَا وَتَصْرِيفِ الرِّيَاحِ آيَاتٌ لِّقَوْمٍ يَعْقِلُونَ

QS 45:5

Lihat pada kalimat وَتَصْرِيفِ الرِّيَاحِ 

 

artinya: dan pada pergerakan angin.

tashriif pada ayat di atas artinya adalah pergerakan.

 

3. Menjelaskan

وَلَقَدْ أَهْلَكْنَا مَا حَوْلَكُم مِّنَ ٱلْقُرَىٰ وَصَرَّفْنَا ٱلْـَٔايَـٰتِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

QS 46:27

Lihat pada kata وَصَرَّفْنَا ٱلْـَٔايَـٰتِ

 

artinya adalah : Kami jelaskan ayat-ayat kami.

Dari beberapa kata di atas, maka makna lughawi atau secara bahasa dari sharaf adalah perubahan, pergerakan, dan jelas. 


Shorof Secara Istilah


Adapun secara istilah, Ilmu Sharaf adalah ilmu yang mempelajari bentuk dan keadaan beberapa bentuk kata (bina’).

Pembahasan tersebut meliputi meliputi jumlah huruf, harakat dan sukunnya seperti bentuk kata fi’il madhi (kata kerja lampau), fi’il mudhori’ (kata kerja sekarang), mashdar (kata benda), isim fa’il (yang melakukan perbuatan), isim maf’ul (yang dikenai perbuatan), fi’il amar (kata perintah), fi’il nahyi (kata larangan), dan bentuk kata yang lain.


Ilmu Sharaf adalah ilmu yang menerangkan tata cara merubah suatu kata dari satu bentuk ke bentuk yang lain untuk menghasilkan makna yang berbeda-beda. Contohnya merubah kata كَتَبَ (telah menulis) menjadi يَكْتُبُ (sedang menulis), dan ﻛَﺎتِبٌ (penulis).


Contoh Lain:

  (Telah berkerja) فَعَلَ –


  (Sedang atau akan bekerja) فَفْعَلُ –


  (Pekerjaan) فَعْلًا –


(Orang Yang bekerja) فَاعِلٌ –


 مَفْعُوْلٌ –(Yang dikerjakan)


 اِفْعَلْ –(Kerjalah)


 لَا يَفْعَلْ (Jangan berkerja)


Sebelum kita memulai mempelajari Ilmu Sharaf, ada baiknya kita mengenal istilah istilah dasar yang perlu diketahui. Antara lain:  


Wazan 

Wazan memiliki makna timbangan, acuan, atau rumus. Wazan adalah suatu rumus baku, di mana setiap kata kerja nantinya akan masuk ke salah satu dari wazan yang ada.


Tasrif

Tashrif disini memiliki makna perubahan  dari satu kondisi ke kondisi lain dan dari satu arah ke arah lain. 

Tashrif ada dua macam, yaitu:

  1. Tashrif isthilahi, yaitu tashrif yang tabelnya menyamping (horizontal), satu bentuk dasar menjadi bentuk lain, misalnya: fi'il madhi, fi'il mudhari, fi'il amr, mashdar, fa'il, maf'ul, dan seterusnya.
  2. Tashrif lughowi, yaitu tashrif yang tabelnya memanjang ke bawah (vertikal), satu bentuk asal yang berubah sesuai dengan kata ganti (dhamir)nya.


Kesimpulan Singkat:

🖊 SHOROF adalah ilmu yang mempelajari perubahan bentuk kata.

🖊 TASHRIF adalah perubahan bentuk kata.

🖊 Tashrif terbagi menjadi 2 macam :

1. Tashrif ishthilahiy 👉 berkaitan dengan PERUBAHAN WAKTU DAN KEADAAN.

2. Tashrif lughowiy 👉 berkaitan dengan PERUBAHAN DHOMIR, JUMLAH, DAN JENIS.

🔑 Kedua macam tashrif tersebut harus digabungkan dalam penggunaan bahasa arab. Agar tepat dengan tujuan dan maksud pembicaraan.

Mengenal Tashrif

Dalam bahasa Indonesia seringkali terdengar ucapan seperti:

👉 "Saya sudah makan."

👉 "Saya akan makan."

👉 "Makanlah!"

👉 "Jangan kalian makan!"

Semua kalimat di atas diucapkan dengan rangkaian kata yang berbeda-beda agar sesuai maksud yang ingin disampaikan. Bahkan perlu mengubah-ubah keterangan waktunya untuk menjelaskan kejadian makan tersebut.

Perbedaan Rangkaian Kata Menghasilkan Perbedaan Makna

Demikian tujuan tashrif dalam bahasa Arab, yaitu AGAR UCAPAN TEPAT SESUAI MAKSUD YANG INGIN DISAMPAIKANDan kesalahan dalam tashrif berakibat pendengar keliru menangkap maksud kita.

Cara Mentashrif Kata

Menariknya...dalam bahasa arab, untuk mendapatkan perubahan makna seperti contoh-contoh kalimat diatas yang seluruhnya menggunakan kata kerja "makan" ️ cukup dengan cara MENAMBAHKAN HURUF atau MERUBAH HARAKATNYA sesuai wazan tashrif.

Satu kata kerja (fi'il) yang kita ubah-ubah akan menghasilkan banyak perbedaan makna.

Syarat Tashrif

  • Perubahan (tashrif) tersebut tidak boleh diubah sesuka hati.
  • Melainkan terdapat patokan/rumus yang harus diikuti bagi setiap kata.
  • RUMUS yang wajib diikuti tersebut dinamakan dengan WAZAN TASHRIF.

Mengenali sebutan huruf-huruf asli sebuah fi'il akan mempermudah dalam mentashrif sebuah kata.Yaitu:

1. Untuk membedakan huruf asli dan huruf tambahan dalam wazan.

2. Untuk mengetahui harakat-harakat huruf dalam wazan.

3. Untuk mengetahui posisi huruf-huruf dalam wazan.


Huruf asli fi'il menjadi kunci pencarian dalam kamus ketika mencari terjemah sebuah kata.

SEBUTAN BAGI HURUF ASLI FI'IL

🔑 Setiap huruf asli yang berada pada urutan pertama disebut FA FI'IL (فاء الفعل).

🔑 Setiap huruf asli yang berada pada urutan kedua disebut 'AIN FI'IL (عين الفعل).

🔑 Setiap huruf asli yang berada pada urutan ketiga disebut LAAM FI'IL (لام الفعل).


CONTOH:

Kata دَرَسَ

👉🏻 Huruf pertama adalah د, maka huruf د disebut sebagai FA FI'IL.

👉🏻 Huruf kedua adalah ر, maka huruf ر disebut sebagai 'AIN FI'IL.

👉🏻 Huruf ketiga adalah س, maka huruf س disebut ssbagai LAM FI'IL.

 

Kata كَتَبَ

👉🏻 Fa fi'ilnya adalah huruf ك

👉🏻 'Ain fi'ilnya adalah huruf ت

👉🏻 Laam fi'ilnya adalah huruf ب

 

Yang perlu diingat disini, bahwa ISTILAH HURUF FA FI'IL, 'AIN FI'IL, dan LAAM FI'IL merupakan sebutan/istilah untuk huruf asli dalam bahasa Arab berdasarkan urutannya.

Huruf apapun yang menggantikan posisi pertama huruf asli selalu disebut sebagai FA FI'IL (فاء الفعل).

Begitu juga huruf kedua dan ketiga, huruf apapun yang ada pada urutan huruf asli tersebut selalu dinamakan 'AIN FI'IL (عين الفعل) dan LAAM FI'IL (لام الفعل).

Meskipun hurufnya bukan lagi huruf ف، huruf ع ، maupun huruf ل sebagaimana contoh كتب dan درس di atas.

‼️ Sekali lagi, HANYA HURUF ASLI yang menyandang sebutan demikian.

PENJELASAN TAMBAHAN :

  1. Huruf ALIF ( ا ) adalah huruf mad yang tidak bisa menerima harakat apapun selamanya. Artinya keadaannya SENANTIASA SUKUN.
  2. Huruf alif ( ا ) inilah yang disebut HAMZAH WASHL (هَمْزَةُ الوَصْلِ)  InsyaAllah akan dibahas lebih lanjut dalam materi fi'il amr.
  3. Bedakan menyebut alif dengan hamzah yang ada diatas alif ( أ ), hamzah diatas alif disebut huruf HAMZAH QOTH'I (هَمْزَةُ القَطْعِ) atau disebut HAMZAH saja, BUKAN ALIF.


Berikutnya Sebelumnya
No Comment
Add Comment
comment url