Menambahkan Alif setelah Wawu Jamak

'Ulama ahli Nahwu sepakat bahwa setelah wawu jamak pada fiil madhi, fiil mudhore mansub dan majzum, juga fiil amar untuk menambahkan alif yang berguna untuk memisahkan/membedakan antara wawu athof dengan wawu jamak (lil farqi baina wawil 
athfi wa wawil jam'i).

Wawu Jamak

Perhatikan pada contoh kalimah dibawah ini :
1. Fiil madi :ضربوا 
2. Fiil Mudhore' :لا تضربوا
3. Fiil Amar :اضربوا
 fungsi dari alif tersebut adalah sebagai pemisah antara wawu athof dan wawu jamak, contoh : 
نصروا ريدا (mereka menolong zaed)
tetapi jika alifnya dihilangkan نصرو ريدا maka maknanya akan berbeda. sebab wawu tersebut bisa saja dijadikan wawu athof, wawu isti'naf atau wawu ma'iyah. 
Tetapi, terdapat pengecualian al Quran terutama dalam mushaf 'Utsmani terdapat 6 fiil yang setelah wawu jamak tidak ditambahkan alif yaitu :

1. Lafadz جاءو pada ayat : 
/ وجاءو على قميصه / / جاءو بالأفك 
2. Lafadz باءو pada surat al Baqoroh:
  وباءو بغضب
3. Lafadz فاءو pada surat al Baqoroh :
  فإن فاءو
4. Lafadz سعو pada Surat Saba:
سعو في آيتنا
5. Lafadz عتو pada Surat al Furqan:
عتو عتوا
6. Lafadz تبوءو pada Surat al Hasyr:
  والذين تبوءو الدار






Demikian Penjelasan tentang Menambahkan Alif setelah Wawu Jamak. Terima Kasih telah mengunjungi NahwuShorof.com Jika ada saran, kritik, pertanyaan, atau sanggahan, Silahkan tinggalkan komentar atau kontak kami

2 Diskusi

afwan ustadz. ketika kita hendak membuat kalimat dengan lafadz2 tersebut apakah diperbolehkan? ataukah hanya dihususkan pada ayat2 tersebut. syukron bi ihtimamikum. barakallah.

menurut kaidah nahwu-shorof, tidak boleh. penggunaannya khusus hanya pada lafadz2 tersebut.

Terima Kasih telah berkunjung dan berkomentar
EmoticonEmoticon